Babad Pakepung
Babad Pakepung (ꦧꦧꦒκ§κ¦₯κ¦κ¦Όκ¦₯κ¦Έκ¦) mengisahkan peristiwa eksekusi terhadap sekelompok tokoh yang dianggap memiliki pandangan sektarian, yaitu Bahman, Wiradigda, Panengah, dan Nursaleh. Peristiwa tersebut menarik perhatian pemerintah kolonial Belanda serta pihak Keraton Yogyakarta karena dinilai berpotensi menimbulkan persoalan politik yang serius. Kedua pihak memandang kejadian itu sebagai peristiwa yang dapat berkembang menjadi perpecahan.
Artefak
Belum tersedia.