K.G.P.A.A. Mangkoenagoro VII

Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkoenagoro VII (ꦩꦁꦏꦸꦤꦒꦫ꧇꧗꧇, 12 November 1885–19 Juli 1944) adalah Adipati ketujuh Mangkunegaran yang memerintah dari tahun 1916-1944.
Nama kecilnya adalah Raden Mas Soerjosoeparto, anak laki-laki ketiga atau anak ketujuh dari Mangkoenagoro V. Mangkoenagoro VII dikenal sebagai bangsawan modern yang banyak berkontribusi bagi perkembangan budaya Jawa. Lembaga studi Cultuur-Wijsgeerige Studiekring (Lingkar Studi Filosofi-Budaya) dan lembaga kebudayaan Jawa Java Instituut adalah dua lembaga yang diprakarsainya.
Mangkoenagoro VII juga merupakan salah seorang tokoh di dalam organisasi pergerakan nasional Budi Utomo dan penasehat organisasi pelajar Jong Java. Pada tahun 1933, ia memprakarsai didirikannya radio pribumi pertama di Indonesia yaitu SRV (Solosche Radio Vereniging) yang memancarkan program-program dalam bahasa Jawa. Pada masa Mangkunegara VII berkuasa, masyarakat dapat menikmati seni keraton yang sebelumnya terbatas hanya dapat dinikmati oleh orang dalam keraton. Seperti pada seni waranggana, sebuah seni menyanyi tradisional Jawa, dengan membuka kursus kepada masyarakat umum dan menampilkan pentas wayang wong di luar tembok keraton.